Jumat, 02 Februari 2018

REKTOVERSO BUAH SUKUN DAN DESA BANDANG

Sukun adalah buah yang terkategorikan dalam keluarga Artocarpus altilis. orang-orang eropa menyebutnya sebagai pohon roti (BreadFruit). Bentuknya bulat hingga cenderung lonjong serta warnanya yang hijau sedikit kekuningan, membuat sukun tampak eksotis dilihat dari kejauhan. sebagaimana di eropa, sukun bahkan menjadi ciri khas utama dari Desa Bandang daya, Kecamtan Tanjung Bumi, Kabupaten Bangkalan. seorang tidak bisa dikatakan mengenal Desa Bandang Daya jika tidak tahu buah sukun telah tumbuh disana sejak beratus-ratus tahun silam. bagaikan dua sisi mata uang, antara Bandang daya dan Buah sukun menjadi fenomena bisnis potensial desa. faktanya, hampir disetiap 50 meternya tumbuh pepohonan Sukun. tidak heran apabila Buah Sukun bisa dikatakan sebagai Main Branding (Maskot utama) Desa Bandang Daya. sayangnya, masyarakat Desa Bandang Daya sendiri belum bisa memanfaatkan ajang potensial tersebut. mereka hanya memanen Buah Sukun dan hanya menjualnya kepada para tengkulak dengan harga yang terbilang sangat murah. Rektoverso Buah Sukun dan Desa menjadi problema negatif-pasif hingga saat ini. hal ini membutuhkan penanganan masalah yang serius terutama dari pemerintah Bangkalan guna bisa memaksimalkan pengolahan buah sukun sehingga memiliki nilai jual yang dapat mendongkrak perekonomian Desa Bandang Daya yang sudah bertahun-tahun melesu.

Share:

0 komentar:

Posting Komentar

Bandang Dajah

Terkait Desa

Temukan hal menarik dari Bandang Daya
Diberdayakan oleh Blogger.

Cloud Labels

About me

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *