Jumat, 02 Februari 2018

KAMI PEMUDA CINTA TANAH AIR DAN BELA NEGARA


Negara Kesatuan Republik Indonesia merupakan negara agraris kepulauan. Terbentang luas dari Sabang sampai Merauke yang terbingkai indah dengan satu kalimat “Bhineka Tunggal Ika”. Dari kuantitas yang beribu-ribu pulau, yang membentang beragam kekayaan di dalamnya, menjadikan indonesia sebagai poros maritim dunia. Namun, “bangsa yang kaya akan potensi ini seakan lemah karena lumpuh-lemahnya pemerintahan yang berlangsung”, apakah benar seperti itu? Jika kami (pemuda) sadar dan senang membuka cakrawala dengan menyaksikan bersama secara jelas satu persatu, tentu banyak kekurangan yang berasal dari diri kami sendiri yang sebenarnya mampu kami perbaiki dimana justru itu akan menjadikan kami jauh lebih istimewah untuk kemudian dipandang oleh bangsa lain.


Bukankah pemuda adalah harapan bangsa? sebagai generasi  muda, kami ditempa dan dilatih agar menimba ilmu yang banyak dan segudang pengalaman untuk bekal mencapai cita-cita kami. Detik dan menitnya telah berlalu dari tercapainya kemerdekaan Negara Indonesia pada tahun 1945. Maka, masa lalu telah berlalu sedang masa kini telah dijalani dan masa depan telah menanti kami. Dahulu semangat pemuda untuk Indonesia begitu luar biasa, namun waktu yang berlalu telah merubah segalanya. Para pemuda yang dahulunya memiliki kegigihan yang luar biasa, kini terkikis entah karena apa. Pemuda masa kini sungguh memiliki ciri khas tersendiri, lebih identik dengan kebebasan dalam bersikap tanpa memperhatikan baik buruknya untuk masa depan bangsanya.  
Salah satu upaya untuk merubah keinginan kami terhadap Indonesia dalam mencapai cita-citanya adalah melalui Pendidikan. Pendidikan dibentuk untuk menunjang cita-cita bangsa untuk meneruskan perjuangan kemardekaan yang belum berakhir. Pembelaan terhadap Negara bukan hanya dilakukan dengan tindakan secara langsung. Namun semangat bela negara dapat kami lakukan dalam hal sekecil apapun. Misalnya saja, menghormati setiap perbedaan yang ada di Indonesia. Semangat perjuangan pemuda yang cinta tanah air juga bisa dilakukan dengan mengibarkan Sang Merah Putih dengan melantunkan Pancasila dan UUD tahun 1945 serta mengamalkannya dalam kehidupan bermasyarakat serta bernegara. Di dalam Pancasila dan UUD tahun 1945 juga telah menegaskan bahwa semangat persatuan dan kesatuan sangat penting bagi bangsa Indonesia.
Share:

0 komentar:

Posting Komentar

Bandang Dajah

Terkait Desa

Temukan hal menarik dari Bandang Daya
Diberdayakan oleh Blogger.

Cloud Labels

About me

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *